Langsung ke konten utama

Andai


Andai saja
Kita bisa menjadi pasangan
Aku selalu melihatmu dari belakang, memikirkan jika kita bisa menautkan satu hal
Tangan
Serta hati yang tidak menolak untuk dicintai

Andai saja
Engkau tidak masalah dengan hal-hal yang memang seperti ini
Tapi kenyataan takkan pernah berubah
Derita
Yang harus ditanggung selama 3 tahun lebih ini takkan bisa pudar

Andai saja
Aku dan kau bisa melakukan hal yang orang lain lakukan
Berjalan berdua, makan bersama, saling menyemangati
Imajinasi
Iya, hanya khayalan yang ku buat sendiri, maaf ku sudah lancang

Andai saja
Tak ada larangan dalam hal ini
Tak ada keraguan dalam hal ini
Takut
Ada ketakutan dalam diriku dan juga kamu

Tolong lihat aku, orang yang berdiri di sini sendiri, kalah dengan tamparan menyakiti, mati

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masih

  Kalau saja masih diberi kesempatan Aku ingin kembali berjumpa Aku ingin menyapa nama yang tersimpan Kalau saja. Bolehkah aku meminta? "Tidak." Bolehkah aku bertemu? "Tidak." Bolehkah...? "Tidak." Ingatan yang terkuak, muncul kembali Mengoyak otak, gundul habis "Apa? Kamu mau bertemu?" Bolehkah?

Pahit yang Begitu Manis

  Sejak ku jaga diri ini, berusaha agar tak ada kehilangan yang kuberi Sejak ku jaga diri ini, berusaha agar ia tak mungkin melemparkan sinis Sejak ku jaga diri ini, berusaha agar label romansa takkan mampu mencampuri iri Tetapi, hal itu telah berganti lain. Lain itu ialah hal yang mati. Matinya hati Matinya fisik Matinya, pikir.... Kau yang telah membuatku kecewa Iri sakit dengki hati ini dibuat olehnya Olehnya ini engkau utarakan Kan buat aku menjadi gila