Langsung ke konten utama

Komet


Malam yang sunyi ini
Kita melaju dengan mobil tanpa tujuan
Sosok di sampingku disinari oleh cahaya bulan

Keputusan hidup bersamamu
Membuat hidup kita berubah
Harap menjadi kuat dengan menyembunyikan kelemahan

Komet jatuh itu seperti air mata
Hanya sementara namun bermakna 
Buatlah permohonan seperti doa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masih

  Kalau saja masih diberi kesempatan Aku ingin kembali berjumpa Aku ingin menyapa nama yang tersimpan Kalau saja. Bolehkah aku meminta? "Tidak." Bolehkah aku bertemu? "Tidak." Bolehkah...? "Tidak." Ingatan yang terkuak, muncul kembali Mengoyak otak, gundul habis "Apa? Kamu mau bertemu?" Bolehkah?

Pahit yang Begitu Manis

  Sejak ku jaga diri ini, berusaha agar tak ada kehilangan yang kuberi Sejak ku jaga diri ini, berusaha agar ia tak mungkin melemparkan sinis Sejak ku jaga diri ini, berusaha agar label romansa takkan mampu mencampuri iri Tetapi, hal itu telah berganti lain. Lain itu ialah hal yang mati. Matinya hati Matinya fisik Matinya, pikir.... Kau yang telah membuatku kecewa Iri sakit dengki hati ini dibuat olehnya Olehnya ini engkau utarakan Kan buat aku menjadi gila

Andai

Andai saja Kita bisa menjadi pasangan Aku selalu melihatmu dari belakang, memikirkan jika kita bisa menautkan satu hal Tangan Serta hati yang tidak menolak untuk dicintai Andai saja Engkau tidak masalah dengan hal-hal yang memang seperti ini Tapi kenyataan takkan pernah berubah Derita Yang harus ditanggung selama 3 tahun lebih ini takkan bisa pudar Andai saja Aku dan kau bisa melakukan hal yang orang lain lakukan Berjalan berdua, makan bersama, saling menyemangati Imajinasi Iya, hanya khayalan yang ku buat sendiri, maaf ku sudah lancang Andai saja Tak ada larangan dalam hal ini Tak ada keraguan dalam hal ini Takut Ada ketakutan dalam diriku dan juga kamu Tolong lihat aku, orang yang berdiri di sini sendiri, kalah dengan tamparan menyakiti, mati